Join The Community

Premium WordPress Themes

Search

Jumat, 30 September 2011

MEMBUAT JAM DIGITAL

Setelah membuat kalender, tentu kurang lengkap rasanya jika kita tidak membuat jam. Kali ini kita akan membuat jam digital dengan sistem 24 jam. Berikut tutorialnya :
1. Buatlah 3 buah Dynamic Text dengan masing-masing Var : jam, menit, detik
2. Buatlah 2 buah Static Text dan berikan tanda : sebagi tulisannya
3. Ubah ukuran Static Text dan Dynamic Text sesuai panjang jumlah maksimal karakter yang akan dimuat dan atur letaknya.
4. Klik Frame 1 lalu tekan F9 dan masukan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
onEnterFrame = function () {
waktu = new Date();
jam = waktu.getHours();
menit = waktu.getMinutes();
detik = waktu.getSeconds();
if (jam<10) {
jam = "0"+jam;
}
if (menit<10) {
menit = "0"+menit;
}
if (detik<10) {
detik = "0"+detik;
}
};
5. Terakhir Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter pada keyboard.

MEMBUAT HUJAN

Tutorial kali ini membahas cara membuat efek hujan. Ada beragam cara cara membuatnya diantaranya dengan menggunakan animasi tween. Tapi pada tutorial ini kita akan menggunakan actionscript untuk membuatnya.
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Tekan Ctrl+F3, pada panel properties yang muncul ubah warna Background menjadi berkode #000033
3. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel properties yang muncul masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
//membuat sebuah movie clip kosong yang berisi jatuh
_root.createEmptyMovieClip("jatuh", 1);
//mengatur width sama dengan width stage dikali 2.5
width = Stage.width*2.5;
with (jatuh) {
//membuat garis
lineStyle(1, 0xFFFFFF, 100);
lineTo(2, 10);
}
//membuat variable i dengan nilai kurang dari 250
for (i=0; i<50; i++) {
//duplikasi jatuh dengan nama baru garis_hujan+i
duplicateMovieClip(jatuh, "garis_hujan"+i, 10+i);
//posisi x garis_hujan sama dengan nilai acak panjang stage
_root["garis_hujan"+i]._x = random(Stage.width);
//posisi y garis_hujan sama dengan nilai acak lebar stage
_root["garis_hujan"+i]._y = random(Stage.height);
//nilai variable kecepatan garis hujan sama dengan nilai acak 30 ditambah 10
_root["garis_hujan"+i].kecepatan = random(30)+10;
//nilai alpha`garis hujan sama dengan nilai acak 80 ditambah 20
_root["garis_hujan"+i]._alpha = random(80)+20;
}
onEnterFrame = function () {
//membuat variable i dengan nilai kurang dari 250
for (i=0; i<50; i++) {
//posisi x garis hujan ditambah variable kecepatan
_root["garis_hujan"+i]._y += _root["garis_hujan"+i].kecepatan;
//posisi y garis hujan ditambah variable kecepatan yang dibagi 4
_root["garis_hujan"+i]._x += _root["garis_hujan"+i].kecepatan/4;
//jika posisi x garis hujan lebih dari panjang stage
if (_root["garis_hujan"+i]._x>Stage.width) {
//posisi x garis hujan berada di nilai acak width dikurangi panjang stage dibagi 2
_root["garis_hujan"+i]._x = random(width)-Stage.width/2;
//posisi y garis hujan berada di koordinat 0
_root["garis_hujan"+i]._y = 0;
}
//jika posisi y garis hujan lebih dari lebar stage
if (_root["garis_hujan"+i]._y>Stage.height) {
//posisi y garis hujan berada di koordinat 0
_root["garis_hujan"+i]._y = 0;
//posisi x garis hujan berada di nilai acak width dikurangi panjang stage dibagi 2
_root["garis_hujan"+i]._x = random(width)-Stage.width/2;
}
}
};
4. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

MEMBUAT PRELOADER

Preloader dibuat untuk  menunjukan berapa lama proses loading movie anda berlangsung dan kapan selesainya hingga siap untuk dimainkan. Bisa juga untuk memberitahu apakah movie anda diload atau tidak saat ditaruh di website. Anda bisa melihat seperti apa preloader itu dengan membuka game-game yang sudah kami buat di My Game. Setelah anda membuka salah satu dari game kami, lihatlah di game tersebut apakah anda melihat bar yang memanjang kekanan. Jika anda melihatnya itulah yang namanya preloader. Preloader yang anda lihat di game kami adalah preloader berbentuk persegi panjabg. Preloader mempunyai berbagai macam bentuk mulai yang hanya persen saja, ukuran(size) yang sedang diload, persegi panjang, lingkaran, animasi dll. Di bawah ini terdapat beberapa macam tutorial preloader yang dapat anda gunakan :

A. Preloader persen

1. Buatlah sebuah dynamic text dengan Var angka_percent
2. Klik frame 1 dan masukan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
stop();
onEnterFrame = function () {
percent = Math.round(_root.getBytesLoaded()/_root.getBytesTotal()*100);
angka_percent = percent+" %";
if (percent<=100) {
_root.gotoAndStop(2);
}
};
4. Klik frame 2 lalu tekan F7 maka anda akan memasukan frame kosong (Insert Blank Keyframe). Importlah sebuah gambar dan tempatkan pada frame 2. Nantinya gambar yang anda import tadi akan diload ketika preloader dijalankan. Kalau bisa importlah gambar yang sizenya lebih dari 1mb agar kita bisa mengetahui secara pasti apakah preloader yang kita buat berjalan baik atau tidak.
5. Test movie dengan menekan CTRL+Enter. Ketika preloader ini sedang dijalankan pilih menu View dan aktifkan Simulate Download.
Aktifkan Simulate Download untuk mensimulasikan cara kerja preloadernya.
Sourcenya dapat didownload disini

B. Preloader  berbentuk batang/persegi panjang :

1. Buatlah 2 buah persegi panjang tanpa garis/outline dengan panjang dan lebar yang sama.
2 buah persegi sama panjang
2. Ubah warna salah satu persegi panjang menjadi berwarna merah, seleksi persegi panjang ini lalu tekan F8 dan ubah menjadi movie clip dengan titik Registration menjadi seperti gambar dibawah ini. Tekan Ok jika sudah selesai. Berikan Instance Name : kotak pada movie clip ini.
Gambar titik Registration
Berikan kotak sebagai Instance Name-nya
3. Ubah warna persegi panjang yang satunya lagi menjadi berwarna hitam
4. Seleksi kedua persegi panjang tersebut dan tekan F8 pada keyboard, akan muncul kotak dialog Convert to Symbol, berikan preloader sebagai Name dan Movie clip sebagai typenya lalu tekan ok
Tampilan kotak dialog Convert to Symbol
5. Klik 2 kali movie clip preloader untuk masuk kedalam stage movie clip preloader dan pastikan kedua persegi panjang didalamnya berada ditengah-tengah stage movie clip preloader.
Gambar stage dalam movie clip preloader
6. Masih berada didalam stage movie clip preloader, klik frame 1 dan masukan actionscript berikut :
1
2
3
4
5
6
Total = _root.getBytesLoaded()/_root.getBytesTotal()*100;
if (Total != 100) {
kotak._xscale = Total;
} else {
_root.gotoAndPlay(2);
}
7. Insert Keyframe/tekan F6 pada frame 2 dan masukan actionscript berikut pada frame 2 tersebut :
1
gotoAndPlay(1);
8. Sekarang keluarlah dari stage movie clip preloader dengan menekan CTRL+E, klik frame 1 dan berikan script berikut :
1
stop();
9. Preloader sudah siap untuk dipakai, anda dapat menaruh file-file yamg anda ingin load mulai dari frame 2 dan seterusnya pada stage scene. Karena tidak ada file yang akan diload ketika preloader ini dijalankan maka saya mengimport gambar dan saya taruh diframe 2 (scene)
Gambar frame pada timeline scene
10. Test movie dengan menekan CTRL+Enter. Ketika preloader ini sedang dijalankan pilih menu View dan aktifkan Simulate Download.
Aktifkan Simulate Download untuk mensimulasikan cara kerja preloadernya.
Sourcenya dapat didownload disini

C. Preloader  berbentuk lingkaran.

1. Buatlah sebuah objek berbentuk seperti di bawah ini :
0
2. Seleksi objek tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan preloader sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok.
3. Seleksi movie clip preloader di stage dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan preloader sebagai instance name.
4. Klik kanan movie clip preloade dan pilih edit untuk masuk ke dalam stagenya.
5. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada panel yang muncul masukkan script berikut :
1
stop();
6. Gambarlah objek berikut di frame 2 :
0
7. Gambarlah objek berikut di frame 3 :
0
8. Gambarlah objek berikut di frame 4 :
0
9. Gambarlah objek berikut di frame 5 :
0
10. Gambarlah objek berikut di frame 6 :
0
11. Gambarlah objek berikut di frame 7 :
0
12. Gambarlah objek berikut di frame 8 :
0
13. Gambarlah objek berikut di frame 9 :
0
14. Gambarlah objek berikut di frame 10 :
0
15. Gambarlah objek berikut di frame 11 :
0
16. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1. Buatlah 3 buah dynamic text dan berikan masing-masing var pada panel properties : persen_tampil, loaded, total. Buatlah sebuah static text bertulisan /
17. Letakkan masing-masing objek seperti gambar di bawah ini :
tampil
18. Klik frame 1 dan masukkan script berikut pada panel actions :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
stop();
total = Math.round(_root.getBytesTotal())+" KB";
angka = 0;
persen_tampil = 0+"%";
_root.onEnterFrame = function() {
loaded = Math.round(_root.getBytesLoaded())+" KB";
if (Math.round(_root.getBytesTotal())<=Math.round(_root.getBytesLoaded())) {
gotoAndStop(2);
} else {
persen = Math.round(Math.round(_root.getBytesLoaded())/Math.round(_root.getBytesTotal())*100);
if (persen%10 == 0) {
angka = (persen/10)+1;
preloader.gotoAndStop(angka);
persen_tampil = persen+"%";
angka++;
}
}
};
19. Klik kanan frame 2 dan pilih Insert Blank KeyFrame. Masukkan gambar/konten di frame 2 ini.
20. Klik frame 2 dan masukkan script berikut pada panel actions:
1
stop();
21. Test movie dengan menekan CTRL+Enter. Ketika preloader ini sedang dijalankan pilih menu View dan aktifkan Simulate Download.

SUARA PADA TOMBOL

Untuk melengkapi kesempurnaan pada sebuah tombol selain bentuknya yang dibuat bagus, kita dapat menambahkan suara pada tombol tersebut. Sebelum membaca  tutorial di bawah ini anda harus sudah dapat membuat sebuah tombol di flash. Jika belum bisa membuat tombol silahkan baca tutorial dasar dasar membuat tombol. Hampir sama dengan memainkan suara pada flash, untuk memainkan suara pada sebuah tombol dapat dilakukan dengan dua cara yaitu menempatkan suara pada frame dan memainkan suara dengan menggunakan actionscript. Silahkan pilih menurut anda anda mana yang mudah untuk digunakan :
A. Menempatkan suara di frame
1. Buatlah sebuah flash document.
2. Buatlah persegi panjang berwarna merah bergaris hitam. Buatlah sebuah static text bertuliskan tombol dan tempatkan di tengah-tengah persegi panjang. Seleksi persegi panjang dan static text lalu tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan tombol sebagai name dan button sebagai type lalu tekan ok.
3. Tekan Ctrl+R. Pada panel yang muncul cari 2 buah suara yang diinginkan dan tekan open.
4. Klik kanan tombol di stage dan pilih Edit.
5. Seleksi frame Over dan Down lalu tekan F6. Ubah warna persegi panjang di frame over menjadi merah muda dan juga ubah warna persegi panjang di frame down menjadi merah tua.
6. Seleksi frame Over dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul ubah Sound menjadi suara yang akan digunakan sebagai suara saat mouse berada di atas tombol, Effect:None, Sync:Event Repeat 1.
7. Seleksi frame Down dan pada panel properties ubah Sound menjadi suara yang akan digunakan sebagai suara saat tombol diklik oleh mouse, Effect:None, Sync:Event Repeat 1.
8. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

MENU BAR PADA FLASH

Menu bar berisi kumpulan menu yang memiliki beragam fungsi. Letaknya berada di bar judul. Lihat gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya :
menubar
Gambar dan letak menu bar
1. File : berisi kumpulan menu yang berhubungan pada dokumen flash anda. Misalnya menu save untuk menyimpan dokumen flash anda.
2. Edit : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan objek di stage. Misalnya menu select all yang digunakan menyeleksi seluruh objek di stage
3. View : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan tampilan di stage. Misalnya menu zoom in yang digunakan untuk memperbesar tampilan stage
4. Insert : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan timeline, symbol serta scene. Misalnya menu scene digunakan untuk menambahkan scene pada dokumen flash anda
5. Modify : berisi kumpulan menu yang digunakan untuk mengedit objek di stage. Misalnya menu convert to symbol yang digunakan untuk membuat objek menjadi symbol
6. Text : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan huruf. Misalnya menu font yang digunakan untuk memilih jenis huruf.
7. Commands : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan flash javascript. Misalnya menu run command yang digunakan untuk menjalankan flash javascript.
8. Control : berisi kumpulan menu yang digunakan untuk melihat hasil animasi/objek yang anda buat. Misalnya menu play yang digunakan untuk menjalankan animasi di timeline.
9. Window : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan panel-panel di flash. Misalnya menu actions yang digunakan untuk menampilkan panel actions.
10. Help : berisi kumpulan menu yang berhubungan dengan tutorial dan cara menggunakan flash. Misalnya menu flash help yang digunakan untuk menampilkan panel berisi tutorial dan cara menggunakan flash.

MEMBUAT LIFE BAR

Dalam sebuah game pasti sering kita melihat sebuah bar yang digunakan untuk menunjukan berapa banyak kesehatan/health ataupun jumlah peluru. Pada tutorial kali ini kita akan mempelajari cara membuat sebuah life bar.
1. Buatlah sebuah persegi panjang dengan warna merah. Seleksi persegi panjang tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan life_bar sebagai Name dan Movie clip sebagai Typenya. Buah Registrationnya menjadi di bagian kiri tengah seperti gambar di bawah ini. Jika sudah tekan OK.
2. Klik movie clip tadi dan tekan Ctrl+F3. Pada properties yang muncul masukkan lifeBar sebagai Instance Name.
cts
Klik posisi titik Registration seperti gambar di atas
3. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada kotak dialog yang muncul masukkan script berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
//membuat variable energi dengan nilai 100
energi = 100;
lifeBar.onEnterFrame = function() {
//nilai skala x movie clip ini sama dengan nilai variable energi
this._xscale = energi;
//variable energi dikurangi 1 terus menerus
energi--;
//jika nilai variable energi kurang dari 0
if (energi<0) {
//nilai variable energi diubah menjadi 100 kembali
energi = 100;
}
};
4. Untuk tambahan agar terlihat lebih bagus, buatlah sebuah persegi panjang dengan panjang dan lebar sama dengan persegi panjang pada movie clip life_bar. Berikan warna merah transparan. Letakan persegi panjang yang baru di buat ini di koordinat yang sama dengan movie clip life_bar.
5. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

MEMBUAT PASSWORD

Password digunakan untuk melindungi data-data agar hanya bisa dibuka oleh pemiliknya saja. Hal serupa dapat kita lakukan di Flash. Kita dapat membuat sebuah form Password yang kita tempatkan saat swf tampil sehingga ketika password yang dimasukan salah maka swf tidak bisa dijalankan. Tutorial mengenai bentuk dasar form password tersebut dapat anda lihat di bawah ini :
1. Buatlah 3 buah Blank Keyframe (seleksi 3 buah frame lalu tekan F7) dan berikan script berikut pada ketiga Blank Keyframe tersebut :
1
stop();
timeline-tri-frame
Gambar Blank Keyframe yang telah diberi script stop();
2. Pilih frame 1 dan buatlah sebuah Static Text bertuliskan Password:
3. Buatlah sebuah Input Text dengan Var : jawaban. Berikan angka 11 pada Maximum characters (hal ini akan membuat jumlah huruf/angka yang dapat dimasukan di Input Text hanya 11 karakter) dan ubah Line type menjadi Password (hal ini akan membuat huruf/angka yang dimasukkan tulisannya akan berbentuk * ,   jika anda tidak ingin tulisannya berbentuk * maka pilih Single Line sebagai Line Type)
it-properties
Gambar Properties Input Text
4. Masih di Frame 1 buatlah sebuah Symbol Button bertuliskan OK dan masukan script berikut pada Button tersebut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
on (press) {
//jika jawaban diisi warungflash
if (jawaban == "warungflash") {
//jawaban benar, mainkan frame 2
gotoAndStop(2);
} else {
//jawaban salah,mainkan frame 3
gotoAndStop(3);
}
}
5. Pindah ke Frame 2, buatlah sebuah Static Text bertulisakan Password yang anda masukan benar
6. Buatlah sebuah Symbol Button bertuliskan Back dan berikan script berikut pada button tersebut :
1
2
3
4
5
6
on (release) {
//jawaban dikosongkan
jawaban = "";
//mainkan frame 1
gotoAndStop(1);
}
7. Copy seluruh objek-objek yang ada di Frame 2. Lalu pindah ke Frame 3 dan paste-kan yang tadi dicopy.
8. Ubah Static Text di Frame 3 menjadi Password yang anda masukan salah
9. Test Movie dengan menekan Ctrl+Enter